Rakor SEP 2024 Bahas Fenomena Ekonomi Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah - Berita - Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju Tengah

Isi kotak saran di sini

Layanan data kami dapat dilakukan melalui chat Whatsapp di hari kerja 07.30-15.30 WITA ke +62822 1000 7606

Rakor SEP 2024 Bahas Fenomena Ekonomi Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah

Rakor SEP 2024 Bahas Fenomena Ekonomi Pertanian Kabupaten Mamuju Tengah

27 Juni 2024 | Kegiatan Statistik


Topoyo, 27 Juni 2024 - Rapat Koordinasi Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024 diadakan di Hotel Widya Buah, Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah. Acara ini merupakan rapat evaluasi petugas yang ketiga dalam rangka penuntasan SEP yang juga bertujuan untuk membahas fenomena ekonomi pertanian di Kabupaten Mamuju Tengah.


Rapat dibuka oleh Kepala BPS Kabupaten Mamuju Tengah, Sundari Budiani S.ST., M.Si., yang mengucapkan terima kasih kepada para Kepala OPD/instansi/lembaga, serta petugas survei yang hadir. Beliau menekankan pentingnya data berkualitas dalam sektor pertanian untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Mamuju Tengah.


Pendataan SEP 2024 di Kabupaten Mamuju Tengah berlangsung dari 1-30 Juni 2024 dengan target 450 unit Usaha Pertanian Perorangan (UTP), 5 unit Usaha Perusahaan Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan 3 unit Usaha Pertanian Lainnya (UTL). BPS Mamuju Tengah melibatkan 10 mitra Petugas Pendataan Lapangan (PPL) dan 3 petugas organik BPS sebagai Petugas Pemeriksaan Lapangan (PML).


Acara inti dipimpin oleh Refo Aulia Alba, S.Tr.Stat., PJK Produksi BPS Kabupaten Mamuju Tengah, yang memaparkan hasil sementara pendataan, termasuk fenomena sektor pertanian seperti kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, sedikitnya petani yang terdaftar di kelompok tani, ketersediaan bibit jagung yang musiman, penggunaan irigasi yang masih minim, dsb.


Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan dari petugas lapangan, BAPPEDA, dan dinas terkait. Keluhan petani yang muncul antara lain kesulitan mendapatkan pupuk yang sesuai, harga pupuk subsidi yang masih mahal, mahalnya bibit dan racun pertanian, serta seringnya gagal panen akibat banjir. Selain itu, petani jagung mengeluhkan sulitnya mendapatkan bibit meski memiliki dana.


Menanggapi keluhan tersebut, perwakilan Bappeda menyatakan bahwa permasalahan ini sering tenggelam dalam skala prioritas permasalahan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk lebih aktif menyuarakan masalah pertanian dalam setiap kegiatan musrenbang kecamatan agar aspirasi mereka dapat terakomodasi dengan baik. Harapan dengan adanya kegiatan ini, dapat memperkaya analisis data pertanian di Kabupaten Mamuju Tengah dalam rangka peningkatan kualitas data Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024


Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamuju Tengah (Statistics of Mamuju Tengah Regency)Jl. Trans Sulawesi Dusun Manurung

Desa Tobadak

Kecamatan Tobadak

Kabupaten Mamuju TengahTelp. : -

 Faks. : -

Mailbox : bps7606@bps.go.id

Whatsapp : 0822-1000-7606

Homepage : https://mamujutengahkab.bps.go.id/

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik