Mamuju – Dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Survei Ekonomi Pertanian (SEP) yang diadakan di Hotel D'Maleo, Kabupaten Mamuju, pada 22-23 Oktober 2024, BPS Kabupaten Mamuju Tengah meraih beberapa penghargaan atas kinerja mereka dalam pelaksanaan SEP 2024. Rakorda ini dihadiri oleh seluruh kepala dan perwakilan pegawai BPS se-Sulawesi Barat serta sejumlah narasumber, termasuk mantan Kepala BPS RI (periode 2016-2021), Dr. Suhariyanto, yang memberikan materi inspiratif tentang manajemen diri dan kepemimpinan transformasional.
Pada kesempatan tersebut, BPS Mamuju Tengah menerima berbagai penghargaan antara lain:
•Terbaik Pertama Satker BPS Kabupaten dengan Penyelesaian Administrasi Survei Ekonomi Pertanian 2024 di lingkungan BPS Provinsi Sulawesi Barat
•Terbaik Pertama Satker BPS Kabupaten dengan Pelaksanaan Pendataan Survei Ekonomi Pertanian 2024 Usaha Pertanian Berbadan Hukum (UPB) - Usaha Pertanian Lainnya (UTL) di lingkungan BPS Provinsi Sulawesi Barat
•Satker BPS Kabupaten dengan Engagement Rate Media Sosial Instagram Tertinggi Pertama di lingkungan BPS Provinsi Sulawesi Barat
•Terbaik Ketiga Satker BPS Kabupaten dengan Pelaksanaan Pengolahan Data Survei Ekonomi Pertanian 2024 di lingkungan BPS Provinsi Sulawesi Barat
Selain itu, pada acara penutupan Rakorda, masing-masing satker BPS Kabupaten tampil pada “BPS Sulbar’s Got Talent” dan BPS Kabupaten Mamuju Tengah berhasil menjadi juara pertama terfavorit.
Rakorda SEP 2024 ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membahas tabulasi serta perbaikan data, membangun kekompakan melalui kegiatan capacity building, serta membagikan wawasan terkait manajemen diri. Peserta antusias dan terlibat aktif selama sesi yang dibawakan oleh Dr. Suhariyanto. “Apabila seseorang masih merasa bahwa tidak ada waktu untuk berinovasi pada saat kegiatan yang padat, maka orang tersebut belum bisa memanajemen waktunya dengan baik,” ujar beliau.
Dengan pencapaian ini, BPS Kabupaten Mamuju Tengah terus menunjukkan komitmen dalam pelaksanaan survei berkualitas, pengelolaan media sosial yang aktif, serta inovasi di sektor pertanian Sulbar